Cipta blog ita jamnas 65

Blog Pramuka - Regu Garuda Putra
Logo WOSM

Regu Garuda Putra

PRAMUKA TEMPURAN TERDEPAN

Logo Tunas Kelapa

Ketangguhan Regu Garuda Putra di Tengah Tantangan Zona Budaya Sunda

TEMPURAN – Suasana kompetitif nan bersahabat mewarnai hari kedua pelaksanaan Ikut Serta Jambore Nasional (ITA Jamnas) 2026. Regu Garuda Putra dari pangkalan MTs Nurul Jannah 2 kembali menunjukkan tajinya, tidak hanya di arena ketangkasan fisik, tetapi juga di Zona Budaya Sunda yang menuntut kecerdasan intelektual dan kepekaan rasa.

Memasuki area perlombaan, kami disambut oleh riuhnya sorak-sorai penonton. Fokus liputan kami tertuju pada Pasanggiri Biantara (Pidato Bahasa Sunda). Peserta dari Regu Garuda Putra ditantang untuk naik ke panggung, berhadapan langsung dengan dewan juri, dan menyampaikan gagasan mereka menggunakan tata bahasa Sunda yang *lemes* (sopan) tanpa teks.

Seusai perlombaan yang menegangkan tersebut, tim reportase kami berkesempatan mencegat dan mewawancarai Bima, Pemimpin Regu (Pinru) Garuda Putra yang turun langsung sebagai perwakilan regu di cabang lomba Biantara.

"Jujur saja, berdiri di hadapan juri dan ratusan peserta lainnya memberikan tekanan mental yang luar biasa. Berbeda dengan pionering yang mengandalkan fisik dan ikatan, biantara menuntut kita untuk pandai merangkai kata dan mengolah intonasi."

"Tapi, sebagai anggota Regu Garuda, pantang bagi kami untuk gentar. Filosofi kepakan sayap Garuda mengajarkan kami untuk selalu berani terbang tinggi menembus batas. Melalui lomba ini, kami membuktikan bahwa Pramuka Penggalang Putra juga peduli dan bangga melestarikan bahasa ibu kita."

— Bima, Pemimpin Regu Garuda Putra MTs Nurul Jannah 2

Pernyataan Bima selaras dengan visi Kwartir Ranting Tempuran. Kak Haryanto, selaku salah satu pembina yang kami temui di lokasi, membenarkan hal tersebut. Beliau menegaskan bahwa anggota Pramuka abad ke-21 harus memiliki karakter ksatria yang tangguh di lapangan, namun tetap merakyat dan membumi melalui pemahaman budaya lokal.

Regu Garuda Putra telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pandai mendirikan tenda, melainkan juga piawai membangun jembatan pelestarian budaya bagi generasi mendatang.

© 2026 Hak Cipta Regu Garuda Putra - MTs Nurul Jannah 2 | Desain Web Lomba Cipta Blog Pramuka

Komentar